Oleh: abenksuka | Mei 30, 2011

Ngulas dikit ahh ..

Seperti yang sudah kita tahu bersama akhirnya barcelona keluar sebagai juara Liga Champions 2010/2011 setelah mengalahkan Manchester United 3-1. Mereka pun menyamai torehan gelar milik Bayern Muenchen dan Ajax Amsterdam yang telah sama-sama mengoleksi 4 gelar juara.
Dan disini sya akan coba sdikit mengulas tentang pertandinga final kemarin🙂

Babak 1
Dimenit menit awal MU melakukan persis apa yang mereka lakukan di final 2009 yaitu dengan langsung menekan pertahanan Barca. Mereka terus melakukan pressure yang ketat sehingga para pemain Barca tidak leluasa memainkan sepakbola Tiki-Taka khas mereka. Sementara pressure yang dilakukan MU membuat mereka mampu membuat Barca bermain di wilayahnya sendiri. MU pun memiliki beberapa peluang namun belum ada yang membahayakan gawang dari Victor Valdes. Lewat 10 menit berjalan Barca mulai menemukan ritme bermainnya dan itu membuat MU mulai kerepotan menghalau serangan Barca. Kebuntuan itu pun pecah ketika assist cantik Xavi mampu dimaksimalkan oleh Pedro untuk mengubah kedudukan menjadi 1-0. Menit pun terus berjalan hingga akhirnya Wayne Rooney berhasil menuntaskan serangan yang dibangun lewat sisi kiri pertahanan Barca. dengan kaki kanan tembakannya tak mampu dihalau Valdes. MU menyamakan skor menjadi 1-1 dan bertahan hingga babak pertama usai.

Babak 2
Dibabak kedua jalannya pertandingan nyaris sama denag paruh pertama dimana Barca masih menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola diatas 60%. kedua tim memiliki beberapa peluang agus yang diantaranya ketika tendangan keras Xavi dari luar kotak pinalti Mu dengan susah payah di tepis Van der Sar. GOOLLLL!! akselerasi Messi yang menusuk ke depan kotak pinalti MU diakhiri dengan tendanag kaki kiri keras yang tak mampu dihadang Van der Sar. Barca kembali memimpin 2-1. Baca terus menggedor pertahanan MU tanpa mengendurkan serangan mereka dan diawali kemelut kecil di dalam kotak pinalti MU, David Villa berhasil melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak pinalti yang menusuk pojok kiri gawang Van der Sar. Skor 3-1 pun terlalu berat untuk dikejar hingga akhirnya wasit meniup tanda berakhirnya pertandinga. Dan barca berhak atas gelar ke-empat mereka setelah tahun 19992,2006,2008. Kemenangan mereka pun dilengkapi dengan predikat man Of The Match atas nama Messi. Messi sendiri mengukir sejarah dengan menjadi Top Skor lewat 12 golnya yang menyamai rekor Ruud Van Nistelrooy yang dibuat pada tahun 2003.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: